Provider | Teknologi gadget
Showing posts with label Provider. Show all posts
Showing posts with label Provider. Show all posts
Indosat menjadi operator pertama di Indonesia yang melakukan penyerahan telepon handset BlackBerry tipe terbaru, yaitu BlackBerry Bold 9900, atau yang dikenal dengan istilah BlackBerry Dakota. Telepon genggam itu diserahkan kepada pelanggan VIP Indosat yang telah melakukan pre-order via *889*9# sejak 15 Agustus 2011 yang lalu.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Laszlo Barta, Director and Chief Marketing Officer Indosat kepada para pelanggan VIP Indosat, Selasa (13/9/2011) di Jakarta.

BlackBerry Bold 9900 sebagai tipe terbaru handset BlackBerry saat ini memberikan berbagai fitur menarik, seperti keyboard QWERTY, Touch-sensitive controls, trackpad optik, kamera 5 megapixel dengan perekam video HD, flash, dan image stabilization, kapasitas 4GB, 768MB of RAM, dan dioperasikan dengan BlackBerry OS 7.

Indosat sendiri membuka proses pemesanan ( pre-order) sejak 15 Agustus 2011 lalu via *889*9# dan bersifat terbuka untuk umum, sehingga siapapun yang berminat dapat berpartisipasi. Bagi pelanggan yang telah melakukan proses inden, pengambilan unit tersebut dapat dilakukan pada tanggal 23 September 2011.

Bagi pelanggan yang belum melakukan proses indent (Pre-Order), nantinya dapat membeli secara langsung unit tersebut di pagelaran Indosat di berbagai lokasi, serta mendapatkan bonus menarik dari Indosat.

Indosatpun bekerjasama dengan distributor resmi serta didukung sepenuhnya oleh RIM ( Research In Motion) dalam penyediaan handset terbaru Blackberry Bold 9900 Smartphone bagi pelanggan.

Indosat Serahkan BB Dakota Pertama

Telkomsel bersama Samsung meluncurkan paket bundling smartphone berbasis Android, Samsung Galaxy Mini. Paket smartphone seri S5570 yang sudah dilengkapi kartu perdana Simpati ini dibanderol seharga Rp 1.599.000.

VP Channel Management Telkomsel Gideon Edie Purnomo berharap paket Samsung Galaxy Mini Telkomsel ini bisa membuat layanan berbasis Android ini bisa dinikmati masyarakat dengan harga terjangkau.

"Ini merupakan salah satu upaya kami dalam menyediakan solusi layanan mobile lifestyle berkualitas dengan harga yang semakin terjangkau, khususnya bagi kawula muda yang selalu mengikuti tren perkembangan teknologi terbaru," ujarnya di Jakarta, Sabtu (19/2/2011).

Pasar pengguna smartphone berbasis Android di Indonesia meningkat secara signifikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Pada tahun 2010, Android menempati posisi ketiga sebagai sistim operasi smartphone yang paling banyak digunakan dengan tingkat pertumbuhan pengguna lebih dari 200 kali lipat dibandingkan 2009.

Yoo-young Kim, Managing Director PT Samsung Electronics Indonesia, melihat perkembangan smartphone Android tidak hanya di kalangan profesional namun juga bagi anak muda. Anak muda dinilai sebagai pasar yang tepat karena memiliki semangat ingin mencoba pengalaman baru.

"Melalui Samsung Galaxy Mini dengan sistem operasi Android Froyo, anak muda dapat menikmati pengalaman menyenangkan dengan berbagai macam aplikasi dan social hub yang telah terintegrasi sehingga memungkinkan mereka memilih cara berhubungan dengan sahabat dan keluarga," ucapnya.

"Bersama Telkomsel, kami ingin memberikan manfaat lebih agar anak muda dapat lebih leluasa menikmati pengalaman bersama Samsung Galaxy Mini," pungkas Yoo-young Kim.

Samsung Galaxy Mini merupakan smartphone dengan desain trendi yang memanfaatkan sistem operasi Android 2.2 Froyo, didukung prosesor berkecepatan 600 MHz.

Smartphone dengan layar sentuh berukuran 3,14 inci ini menyediakan berbagai fitur, seperti memori internal 160 MB, kamera 3 megapiksel, radio FM, bluetooth, GPS, konektivitas 3G yang sudah mendukung HSDPA, serta slot microSD berkapasitas hingga 32 GB, dan Wi-Fi.

Paket Samsung Galaxy Mini Telkomsel memberikan penawaran layanan akses internet unlimited TelkomselFlash seharga Rp 50.000 perbulan yang bisa digunakan untuk browsing, email, chatting, dan social networking.

"Untuk mendapatkan paket tersebut, pelanggan cukup menghubungi *253*557# atau mengirimkan SMS, ketik ULMINI, kirim ke 3636," jelas Gideon.

Paket bundling Samsung Galaxy Mini Telkomsel ini mulai dipasarkan di lebih dari 50 gerai ponsel berlogo Samsung di Jakarta, Bandung, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Batam, Banjarmasin, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Kendari, Palu, dan Manado.

Saat berlangsungnya pameran penjualan di Plaza EX, Jakarta, 19 Februari 2011, pelajar dan mahasiswa bisa memperoleh harga spesial Rp 1.299.000, cukup dengan menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa ketika melakukan transaksi pembelian.

Untuk mendukung kenyamanan pelanggan saat menikmati berbagai aplikasi Android dalam Samsung Galaxy Mini, Telkomsel telah menyiapkan jaringan broadband yang didukung lebih dari 37.000 Base Transceiver Station (BTS) termasuk 8.000 Node B (BTS 3G) di seluruh Indonesia.

Android Galaxy Mini Dibanderol Rp 1,6 Juta

Sejumlah warga Nunukan, Kalimantan Timur, kesal dengan masuknya sinyal Maxis, operator seluler asal Malaysia ke wilayah tersebut. Tak hanya merasa dirugikan karena pulsa berkurang saat menerima pesan singkat pemberitahuan dari operator telepon seluler di Malaysia, tapi sinyalnya yang masuk tiba-tiba juga mengurangi pulsa hingga Rp 9.000.

“Saya tidak tahu kalau sinyal saya berubah dari Simpati ke Maxis. Pada saat saya terima panggilan teman, tiba-tiba pulsa saya berkurang Rp 9.000. Pernah juga saya mengirim SMS, kok tiba-tiba pulsa saya berkurang Rp 4.000. Ternyata MAXIS yang masuk,” kata Jufri, warga Pelabuhan Baru Nunukan, Kamis (27/5/2010).

Sinyal dari operator seluler Indonesia yang mereka gunakan seringkali ditimpa Maxis. Pesan singkat pemberitahuan yang masuk tersebut berisi pesan “Welcome to Malaysia!Maxis wishes you a pleasant stay. The current FOREX rate dated 26-05-2010 is 2786.72IDR = 1MYR”.

Diduga Disengaja

Dalam dua bulan terakhir ini, sinyal Maxis semakin kuat bahkan hampir menjangkau seluruh wilayah di Pulau Nunukan.

Koordinator Plasa Telkom Nunukan, N Simanjuntak mengatakan, ada kemungkinan masuknya sinyal Maxis, operator telepon seluler di Malaysia, ke Nunukan, Kalimantan Timur, disengaja untuk menambah power peneriman sinyal di perbatasan.

“Kemungkinan memang ada unsur kesengajaan. Memang sudah banyak yang mengeluhkan masalah ini,” ujarnya, Kamis (27/5/2010).

Terhadap persoalan ini, ia akan segera menyampaikan kepada pimpinannya di Jakarta. “Nanti pihak Telkom akan menyampaikan kepada pemerintah. Selanjutnya pemerintah Indonesia akan berkoordinasi dengan Malaysia,” katanya.

Sejak dua bulan terakhir, warga Nunukan diresahkan masuknya sinyal Maxis yang menyebabkan pengguna telepon seluler harus mengeluarkan biaya yang lebih besar. Selain harus membayar setiap pesan singkat pemberitahuan dari Maxis, menerima telepon juga dikenakan biaya Rp 9.000. Untuk mengirim pesan singkat, pengguna telepon seluler dikenai biaya Rp 4.000.

sumber kompas.com

Sinyal Maxis Malaysia Terlalu Kuat, Warga Nunukan Meradang